Lompat ke isi utama

Berita

16 Personel Bawaslu diterjunkan untuk Edukasi Pemilih Muda di SMAN 4 Kota Pekalongan

gts

Kelas Pertama“Bawaslu Goes to School” tahun ke-II SMA Negeri 4 Kota Pekalongan 

Pekalongan – Komitmen memperkuat demokrasi sejak dini kembali ditunjukkan Bawaslu Kota Pekalongan. Sebanyak 16 personel yang terdiri dari unsur pimpinan dan staf diterjunkan dalam program “Bawaslu Goes to School” tahun ke-II yang resmi dimulai di SMA Negeri 4 Kota Pekalongan, Rabu (15/4/2026).

Program ini menjadi langkah strategis Bawaslu dalam menanamkan kesadaran politik dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar, khususnya generasi pemilih pemula yang akan menjadi aktor penting dalam proses demokrasi ke depan.

Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan menyasar dua kelas XI dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Sesi pertama dilaksanakan di kelas XI H2 pada pukul 10.45 hingga 12.05 WIB, dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, bersama tim yang terdiri dari Vergy Hardian P, Sabar Narimo, dan Singgih Widianto.

gts
Kelas Kedua “Bawaslu Goes to School” tahun ke-II SMA Negeri 4 Kota Pekalongan 

Sementara itu, sesi kedua berlangsung di kelas XI H1 pada pukul 14.10 hingga 15.30 WIB, dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kota Pekalongan, Miftahuddin, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data, dan Informasi. Ia didampingi oleh tim yang terdiri dari Yulianto Eka L, M. Guntur Bayu Aji, Khoirunnisa Mufidah, Nur Parino, dan Ryan Satyawan Aji.

Dalam penyampaiannya, para educator dari Bawaslu ini  tidak hanya memberikan materi seputar pengawasan pemilu, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami pentingnya integritas, netralitas, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Suasana kelas yang hidup dan respons antusias dari para siswa menjadi indikator bahwa pendekatan langsung ke sekolah sangat  efektif dalam membangun kesadaran politik generasi muda.

Program “Bawaslu Goes to School” di SMAN 4 Kota Pekalongan ini direncanakan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 15 April hingga 13 Mei 2026, dengan total delapan kelas yang seluruhnya merupakan siswa kelas XI. Bawaslu juga mengapresiasi para siswa yang aktif dengan memberikan hadiah berupa buku dan sertifikat penghargaan.

gts

Melalui program ini, Bawaslu Kota Pekalongan berharap dapat mencetak pemilih muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas, sekaligus menjadi agen pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan berkeadilan sejak bangku sekolah.

 

Penulis : Msh.Habib

Foto       : Tim I dan II