Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pekalongan Ajak Pelajar Jadi Pengawas Partisipatif, Pendaftaran P2P 2026 Diumumkan Lewat Instagram

P2P

Pekalongan, 22 Juni 2026 – Bawaslu Kota Pekalongan mengajak para pelajar di Kota Pekalongan, khususnya anggota Satuan Karya (Saka) Pramuka, untuk berpartisipasi dalam Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Ajakan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi di akun Instagram Bawaslu Kota Pekalongan sebagai upaya memperluas keterlibatan generasi muda dalam mengawal demokrasi.

Program Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan wadah pembelajaran bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda, agar memahami pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kepemiluan, tetapi juga dibekali nilai-nilai integritas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap kehidupan demokrasi.

Bawaslu Kota Pekalongan secara khusus mengundang anggota Satuan Karya Pramuka untuk bergabung dalam program tersebut. Karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian yang dimiliki anggota Pramuka dinilai sejalan dengan semangat pengawasan partisipatif yang terus dikembangkan Bawaslu.

Sebagai awal pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta yang telah mendaftar dijadwalkan mengikuti pertemuan tatap muka perdana pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Gedung PKK Kota Pekalongan. Pertemuan ini menjadi momentum pembukaan sekaligus pengenalan materi dasar mengenai peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi dan mencegah berbagai potensi pelanggaran pemilu.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Kota Pekalongan berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran untuk ikut mengawasi jalannya demokrasi secara aktif, mandiri, dan bertanggung jawab. Kehadiran pelajar sebagai pengawas partisipatif diharapkan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat sehingga budaya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas dapat terus tumbuh sejak dini.

Bawaslu Kota Pekalongan juga mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi mengenai kegiatan P2P melalui akun Instagram Bawaslu Kota Pekalongan agar tidak ketinggalan berbagai program pendidikan demokrasi yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2026.

 

penulis : msh habib