Bawaslu Kota Pekalongan Kumandangkan Lagu Kebangsaan Setiap Hari, Wujudkan Budaya Kerja Berjiwa Nasionalisme
|
Pekalongan, Kamis, 16 Juli 2026 – Tepat pukul 10.00 WIB, aktivitas di lingkungan Kantor Bawaslu Kota Pekalongan sejenak berhenti. Seluruh pimpinan, pejabat struktural, ASN, dan jajaran sekretariat berdiri tegak di ruang rapat untuk bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Suasana yang semula dipenuhi kesibukan administrasi berubah menjadi khidmat, mencerminkan rasa hormat dan cinta kepada bangsa serta negara.
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari kerja sebagai bagian dari pembentukan budaya kerja di lingkungan Bawaslu Kota Pekalongan. Pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan, yaitu memperdengarkan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, lagu-lagu wajib nasional, serta Mars Bawaslu secara bergantian.
Rutinitas ini menjadi pengingat bahwa setiap aparatur negara tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Di tengah berbagai aktivitas pelayanan dan pengawasan kepemiluan, nilai-nilai nasionalisme terus dipupuk melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Pada hari Kamis, suasana kantor terasa semakin khas karena seluruh jajaran Bawaslu Kota Pekalongan mengenakan seragam batik sesuai ketentuan pakaian dinas harian. Motif-motif batik yang dikenakan para pegawai menghadirkan nuansa budaya yang begitu lekat dengan identitas Kota Pekalongan.
Sebagai kota yang dikenal luas sebagai World's City of Batik dan salah satu sentra produksi batik terbesar di Indonesia, penggunaan batik setiap hari Kamis tidak sekadar menjadi kewajiban berpakaian, tetapi juga merupakan bentuk nyata pelestarian warisan budaya bangsa. Melalui pemakaian batik di lingkungan kerja, Bawaslu Kota Pekalongan turut menunjukkan kebanggaan terhadap produk budaya lokal yang telah diakui dunia.
Perpaduan antara lantunan lagu kebangsaan dengan balutan batik khas Pekalongan menghadirkan suasana yang sarat makna. Nilai nasionalisme dan kecintaan terhadap budaya Indonesia berpadu menjadi semangat yang mengiringi pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan. Momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk menjaga disiplin, menghormati simbol-simbol negara, dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang memiliki tugas mengawasi jalannya demokrasi, Bawaslu Kota Pekalongan terus berupaya membangun budaya organisasi yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan seluruh pegawainya. Kebiasaan menyanyikan lagu kebangsaan setiap hari menjadi salah satu implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan kerja sehari-hari.
Melalui rutinitas yang sederhana namun penuh makna ini, Bawaslu Kota Pekalongan berharap semangat nasionalisme tidak hanya tumbuh di lingkungan internal lembaga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mencintai Indonesia, menghargai jasa para pahlawan, serta menjaga persatuan dalam keberagaman. Dengan semangat itulah, pengawasan demokrasi dapat dijalankan secara profesional demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis : msh habib
Foto : Faiza