Bawaslu Kota Pekalongan Sukses Selesaikan Rangkaian Program Ngabuburit Pengawasan Ramadhan 2026
|
Pekalongan, 27 Maret 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan telah menuntaskan seluruh rangkaian Program Ngabuburit Pengawasan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini menjadi salah satu inovasi edukasi publik yang dikemas secara kreatif, interaktif, dan inklusif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam proses demokrasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui pengambilan gambar di Masjid Agung Kota Pekalongan. Video pembuka tersebut menampilkan suasana religius Ramadhan, termasuk adegan pukul beduk sebagai simbol datangnya waktu berbuka puasa. Tayangan ini resmi dipublikasikan pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 17.00 WIB melalui kanal YouTube Bawaslu Kota Pekalongan sebagai pembuka dari seluruh rangkaian program.
Selanjutnya, pada Kamis, 26 Februari 2026, Bawaslu Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Pondok Pesantren Al-Mubarok Kota Pekalongan. Kegiatan ini diisi dengan dialog kebangsaan dan pengawasan pemilu bersama para santri, serta ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Memasuki akhir Februari, tepatnya Sabtu, 28 Februari 2026, Bawaslu Kota Pekalongan menayangkan Podcast Ngabuburit Pengawasan Episode 23 dengan tema “Mengenal Saka Adhyasta Pemilu Kota Pekalongan.” Podcast ini bertujuan memperkenalkan peran dan kontribusi generasi muda melalui wadah Saka Adhyasta Pemilu dalam mendukung pengawasan pemilu yang partisipatif.
Pada awal Ramadhan, Bawaslu Kota Pekalongan juga menghadirkan tayangan kultum bertema “Konsolidasi Demokrasi: Ramadhan Sebagai Madrasah Demokrasi” yang disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Pekalongan. Materi ini menekankan bahwa nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, kesabaran, dan pengendalian diri merupakan fondasi penting dalam membangun demokrasi yang berintegritas.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan pelaksanaan live streaming Ngabuburit Pengawasan pada 2 Maret 2026. Dalam sesi ini, Staf Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Vergy Hardian Permana, S.H., hadir sebagai narasumber bersama siswi-siswi magang, yakni Dayu Marsha Ramadhani, Laudya Nadia Pratiwi, Ayu Farida, dan Safira Rizki Fadhila. Diskusi dipandu oleh Staf Divisi Penanganan Pelanggaran, Eko Adi Purwanto, S.H., dengan pembahasan seputar peran generasi muda dalam pengawasan pemilu.
Berikutnya, pada 5 Maret 2026, Bawaslu Kota Pekalongan menayangkan Podcast Ngabuburit Pengawasan Episode 25 dengan tema “Peran Sekretariat sebagai Support System di Bawaslu Kota Pekalongan.” Podcast ini menghadirkan Koordinator Sekretariat, Sopan Wijianto, S.E., M.Si., sebagai narasumber, dan dipandu oleh Khoirun Nisa Mufidah, A.Md.Ak. Dalam diskusi tersebut, dijelaskan pentingnya peran administratif dan manajerial sekretariat dalam menopang kerja-kerja pengawasan.
Masih dalam rangkaian yang sama, Podcast Episode 26 yang tayang pada awal Maret 2026 mengangkat tema “Sengketa Dalam Bingkai Keadilan Pemilu.” Narasumber dalam episode ini adalah Anggota Bawaslu Kota Pekalongan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Syaratun, S.Pd., bersama Eko Adi Purwanto, S.H. Podcast dipandu oleh Putri Utami, S.E., dan mengupas secara komprehensif mekanisme penyelesaian sengketa pemilu serta pentingnya keadilan prosedural dalam proses demokrasi.
Selain kegiatan berbasis studio, Bawaslu Kota Pekalongan juga melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat. Pada Jumat, 6 Maret 2026, kegiatan Ngabuburit Pengawasan dilaksanakan bersama Pondok Pesantren Ribatul Muta’alimin Kota Pekalongan. Bawaslu Kota Pekalongan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pengasuh pondok pesantren, K.H. Akhsin Nachrowi, S.Si., serta partisipasi aktif santri putra dan putri dalam diskusi mengenai demokrasi dan pengawasan pemilu.
Menariknya, rangkaian program Ngabuburit Pengawasan tahun 2026 juga turut mengangkat nilai toleransi dan keberagaman. Dalam momentum perayaan Cap Go Meh di Kota Pekalongan, Bawaslu Kota Pekalongan melakukan pengambilan video edukasi di Klenteng Po An Thian pada 2 Maret 2026 dan telah ditayangkan pada tanggal 6 Maret 2026. Klenteng yang telah berdiri lebih dari 300 tahun tersebut merupakan salah satu simbol kerukunan umat beragama di Kota Pekalongan dan menjadi pusat kegiatan spiritual bagi umat Tridharma. Kehadiran Bawaslu dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen untuk menghadirkan pesan demokrasi yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kolaborasi dengan organisasi perempuan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian program ini. Bawaslu Kota Pekalongan menggelar Ngabuburit Pengawasan bersama Fatayat NU Kota Pekalongan dengan menghadirkan narasumber Anggota Bawaslu Kota Pekalongan Syaratun, S.Pd., Ketua Fatayat NU Kota Pekalongan Hj. Faizah, S.Pd., serta Koordinator Bidang Dakwah Fatayat NU Kota Pekalongan Nyai Khotimatun Thohiroh. Diskusi ini menyoroti peran perempuan dalam memperkuat demokrasi dan partisipasi masyarakat, dan telah ditayangkan pada 9 Maret 2026.
Pada 10 Maret 2026, Bawaslu Kota Pekalongan kembali menayangkan Podcast Ngabuburit Pengawasan Episode 28 dengan tema “Keterbukaan Informasi Publik di Era Digital.” Podcast ini menghadirkan Staf Data dan Informasi Bawaslu Kota Pekalongan, Sabar Narimo, S.H., sebagai narasumber dan dipandu oleh Staf Hukum, M. Guntur Bayu Aji, S.H. Pembahasan difokuskan pada pentingnya transparansi dan akses informasi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
Dan pada tanggal 11 Maret 2026 ngabuburit bercirikan edukasi disampaikan oleh MSH.Habib selaku staf Humas Bawaslu Kota Pekalongan dengan tema : “ Strategi Pengawasan berbasis digital Digital”. Yangmengupas berbagai hal terkait Pengawasan di media sosial bahkan hingga ilmu tentang Artificial Intelligence, dan evolusi kecerdasan manusia.
Secara keseluruhan, Program Ngabuburit Pengawasan Ramadhan 2026 tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga ruang dialog antara Bawaslu dan masyarakat. Melalui kombinasi kegiatan daring dan luring, podcast, live streaming, kunjungan ke pesantren, hingga pengambilan konten di situs-situs budaya dan keagamaan, Bawaslu Kota Pekalongan berhasil menghadirkan pendekatan pengawasan yang lebih humanis, partisipatif, dan kontekstual dengan nilai-nilai Ramadhan.
Bawaslu Kota Pekalongan berharap rangkaian kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pengawasan pemilu yang berintegritas, sekaligus menumbuhkan budaya demokrasi yang berlandaskan nilai kejujuran, keterbukaan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Pekalongan.
Penulis : Msh Habib
Gambar : Youtube Bawaslu Kota Pekalongan