Tiga Staf Sekretariat Bawaslu Kota Pekalongan Praktik Public Speaking dengan Materi Penanganan Pelanggaran, Pengawasan Partisipatif, dan Artificial Intelligence
|
Pekalongan, Senin (26/01/2026) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas internal melalui pelatihan public speaking bagi jajaran Sekretariat. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Pekalongan ini diikuti oleh pimpinan, seluruh staf, mahasiswa magang, serta siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Pelatihan dilaksanakan dengan metode praktik langsung, di mana staf secara bergantian menyampaikan materi di hadapan peserta. Setelah setiap sesi presentasi, pimpinan Bawaslu Kota Pekalongan memberikan tanggapan, evaluasi, serta masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas penyampaian materi, penguasaan panggung, serta ketepatan substansi yang disampaikan.
Pada sesi kali ini, tiga staf Sekretariat mendapat giliran sebagai pemateri. Eko Adi Purwanto menyampaikan materi mengenai penanganan pelanggaran pemilu, yang mencakup tahapan penerimaan laporan, proses kajian awal, hingga mekanisme penindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Materi ini bertujuan memperkuat pemahaman teknis staf terhadap prosedur penanganan pelanggaran yang akuntabel dan transparan.
Selanjutnya, Vergy Hardian Permana membawakan materi tentang pengawasan partisipatif, dengan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan pemilu. Ia menjelaskan strategi membangun kolaborasi dengan masyarakat, organisasi kepemudaan, dan lembaga pendidikan guna memperluas jangkauan pengawasan serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya demokrasi yang berintegritas.
Sementara itu, MSH. Habib menyampaikan materi bertema Artificial Intelligence (AI) dan kaitannya dengan tugas kelembagaan Bawaslu. Dalam paparannya, ia menjelaskan perkembangan teknologi kecerdasan buatan, potensi pemanfaatannya dalam pengolahan data, analisis informasi, serta tantangan etika dan akurasi yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya di lingkungan pengawasan pemilu.
Pimpinan Bawaslu Kota Pekalongan mengapresiasi keberanian dan kesiapan para staf dalam menyampaikan materi yang beragam dan relevan dengan kebutuhan kelembagaan. Selain aspek substansi, pimpinan juga memberikan masukan terkait teknik vokal, struktur penyampaian, penggunaan bahasa yang komunikatif, serta interaksi dengan audiens agar pesan dapat diterima secara efektif.
Kegiatan pelatihan public speaking ini merupakan program berkelanjutan Bawaslu Kota Pekalongan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal komunikasi publik, penyampaian materi sosialisasi, serta kemampuan menjadi narasumber dalam berbagai forum kepemiluan.
Melalui pelatihan yang dilakukan secara rutin dan bergiliran, diharapkan seluruh staf memiliki kemampuan komunikasi yang semakin profesional, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
Penulis : Habib
Foto : Faizah