Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pekalongan Hadirkan Cerita Inspiratif Peserta Magang, Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Bangku Pendidikan

podcast

Proses Pengambilan dalam Pelaksanaan Live Podcast

PEKALONGAN – Belajar demokrasi tidak hanya dilakukan melalui teori di ruang kelas, tetapi juga dapat diperoleh melalui pengalaman langsung di lingkungan lembaga penyelenggara pengawasan pemilu. Semangat inilah yang diangkat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan dalam podcast #Episode36 bertema “Magang di Bawaslu Kota Pekalongan Dapat Ilmu Demokrasi Part 2”, yang tayang pada Rabu (14/10/2026).

Podcast ini menghadirkan enam peserta magang dari berbagai jenjang pendidikan yang berkesempatan mengenal lebih dekat dunia pengawasan pemilu, nilai-nilai demokrasi, serta peran generasi muda dalam menjaga kualitas kehidupan demokratis. Mereka adalah Ria Adha Maharani dan M. Arsya Launa, mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan; Siska Oktavia dan A. Fatkhur Rozaqi dari Universitas Pekalongan; serta Kayla Hidayah dan Faiz Fera Dewi, siswi SMK Muhammadiyah Pencongan Pekalongan.

Dipandu oleh Khoirun Nisa’ Mufidah, Amd.Ak, staf Bawaslu Kota Pekalongan, perbincangan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus sarana edukasi publik tentang pentingnya menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini.

Melalui podcast tersebut, pengalaman magang tidak sekadar dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran akademik maupun pemenuhan kebutuhan praktik kerja. Lebih dari itu, kegiatan magang menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperluas wawasan, mengenali lingkungan kerja kelembagaan, serta memahami pentingnya integritas, tanggung jawab, dan partisipasi dalam kehidupan demokrasi.

Kehadiran peserta dari perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan turut memperlihatkan bahwa pendidikan demokrasi merupakan kebutuhan bersama yang dapat menjangkau berbagai kalangan. Generasi muda, baik yang masih menempuh pendidikan di bangku sekolah maupun yang telah memasuki jenjang perguruan tinggi, memiliki ruang yang sama untuk belajar memahami demokrasi secara lebih dekat.

podcast

Bagi generasi muda, mengenal Bawaslu menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami bahwa pemilu tidak hanya berkaitan dengan proses pemberian suara di bilik suara. Di balik pelaksanaannya, terdapat prinsip-prinsip penting yang harus dijaga, mulai dari kejujuran, keadilan, transparansi, hingga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Pengawasan pemilu juga menjadi bagian penting dalam memastikan proses demokrasi berlangsung sesuai dengan ketentuan.

Pengalaman belajar di lingkungan Bawaslu diharapkan dapat membantu peserta magang melihat demokrasi dari sudut pandang yang lebih luas. Demokrasi bukan semata-mata agenda lima tahunan, melainkan nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap menghargai perbedaan, menjunjung kejujuran, menaati aturan, serta bertanggung jawab atas setiap keputusan dan tindakan.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan generasi muda menjadi semakin penting. Mereka bukan hanya calon pemilih pada masa mendatang, tetapi juga bagian dari masyarakat yang dapat berkontribusi dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Kesadaran untuk menolak praktik-praktik yang mencederai demokrasi, bersikap kritis terhadap informasi, dan memahami hak serta kewajiban sebagai warga negara merupakan bekal penting dalam menghadapi dinamika kehidupan politik dan sosial.

Podcast #Episode36 juga menjadi salah satu ruang komunikasi publik Bawaslu Kota Pekalongan untuk mendekatkan lembaga dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih santai, komunikatif, dan mudah diakses. Dengan memanfaatkan platform digital, pengalaman peserta magang dapat dibagikan kepada khalayak yang lebih luas, sehingga pesan pendidikan demokrasi tidak berhenti di lingkungan kantor atau institusi pendidikan semata.

Melalui tema “Magang di Bawaslu Kota Pekalongan Dapat Ilmu Demokrasi Part 2”, Bawaslu Kota Pekalongan mengajak masyarakat untuk melihat bahwa proses belajar demokrasi dapat dimulai dari pengalaman sederhana, termasuk melalui kegiatan magang. Dari pengalaman tersebut, tumbuh pemahaman bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas lembaga tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Partisipasi generasi muda dalam memahami demokrasi diharapkan menjadi modal penting bagi terwujudnya pemilih yang cerdas, masyarakat yang kritis, serta kehidupan demokrasi yang semakin berkualitas. Sebab, demokrasi yang kuat tidak hanya ditentukan oleh baiknya sistem dan aturan, tetapi juga oleh kesadaran warga negara untuk menjaga nilai-nilai yang mendasarinya.

Masyarakat dapat menyaksikan podcast Bawaslu Kota Pekalongan #Episode36 melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Kota Pekalongan atau mengakses tautan berikut:

https://youtube.com/live/YjUswsYTXug

Mari mengenal demokrasi lebih dekat, memperluas wawasan kepemiluan, dan mengambil bagian dalam membangun budaya demokrasi yang berintegritas mulai dari generasi muda.

 

Penulis : msh.Habib