Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Terbitkan Buku “WASIT DEMOKRASI”, Rekam Jejak dan Gagasan Penguatan Pengawasan Pemilu
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas demokrasi melalui penerbitan buku berjudul “WASIT DEMOKRASI: Cerita dan Gagasan Penguatan Pengawas Pemilu”. Buku ini menjadi dokumentasi penting yang merekam pengalaman, refleksi, serta gagasan strategis para pengawas pemilu di Jawa Tengah dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.
Buku WASIT DEMOKRASI dibina langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, yakni Muhammad Amin, Diana Ariyanti, Achmad Husain, Nur Kholiq, Sosiawan, Wahyudi, Sutrisno, dan Muhammad Rofiuddin. Adapun penanggung jawab penerbitan buku ini adalah Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Yessi Yunius.
Diterbitkan pertama kali pada Akhir Desember 2025, buku ini ditulis oleh jajaran Bawaslu di Jawa Tengah dengan latar belakang yang beragam. Para penulis berasal dari unsur staf di berbagai bagian dan divisi, koordinator sekretariat, hingga komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Keberagaman tersebut menghadirkan sudut pandang yang kaya dan komprehensif mengenai praktik pengawasan pemilu di lapangan.
Bawaslu Kota Pekalongan turut menjadi salah satu kontributor penulis, yang menyumbangkan gagasan dan pengalaman pengawasan pemilu di tingkat daerah. Secara substansi, buku WASIT DEMOKRASI memuat ide-ide dan cerita nyata para pengawas pemilu yang berangkat dari pengalaman langsung sebagai penyelenggara pemilu. Berbagai dinamika pengawasan, tantangan etik, persoalan teknis, hingga ketegangan dalam menjaga keadilan pemilu disajikan secara reflektif dan argumentatif. Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi catatan berharga yang tidak banyak dimiliki oleh pihak di luar penyelenggara pemilu.
Buku ini berawal dari kegiatan penguatan kelembagaan pengawas pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Dari kegiatan tersebut, muncul kesadaran kolektif untuk menuangkan gagasan tentang bagaimana pengawas pemilu ke depan harus semakin kuat, tidak hanya dari sisi struktur kelembagaan, tetapi juga kapasitas personal, integritas, serta ketangguhan moral para pengawas.
Selain berisi refleksi, WASIT DEMOKRASI juga menghadirkan rekomendasi strategis untuk perbaikan pengawasan pemilu dan Pilkada di masa mendatang. Rekomendasi tersebut lahir dari pengalaman empiris di lapangan dan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serta rujukan dalam penguatan sistem pengawasan pemilu yang lebih adil, transparan, dan berintegritas.
Proses penerbitan buku ini melalui tahapan yang panjang dan menjunjung tinggi prinsip objektivitas. Bawaslu Provinsi Jawa Tengah terlebih dahulu menyusun panduan penulisan bagi Bawaslu Kabupaten/Kota. Penentuan tema tulisan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing daerah, sementara kesempatan pengiriman artikel atau opini dibuka secara terbuka.
Dalam waktu relatif singkat, terkumpul sebanyak 299 artikel dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Mengingat keterbatasan ruang, tidak seluruh artikel dapat dimuat dalam satu buku. Oleh karena itu, dilakukan proses seleksi yang ketat dan independen. Dalam proses seleksi tersebut, identitas penulis dan atribusinya dihilangkan, sehingga editor hanya menilai berdasarkan kualitas judul dan substansi tulisan. Editor membaca artikel satu per satu hingga terpilih tulisan-tulisan yang dinilai paling relevan dan representatif untuk dimuat.
Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa artikel yang belum terakomodasi bukan karena kualitas yang rendah, melainkan semata-mata karena keterbatasan jumlah halaman. Seluruh tulisan dinilai memiliki kualitas dan kedalaman gagasan yang baik.
Dari sisi visual dan tata letak, buku ini dirancang secara profesional dengan penataan layout oleh Abdus Salam dan ilustrasi sampul karya Abdullah Ibnu Thalhah, sehingga memperkuat pesan buku sebagai refleksi serius namun tetap komunikatif.
Buku WASIT DEMOKRASI diterbitkan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang beralamat di Jalan Papandayan Selatan Nomor 01, Semarang. Kehadiran buku ini diharapkan tidak hanya menjadi arsip kelembagaan, tetapi juga sumber pembelajaran bagi pengawas pemilu, akademisi, pegiat demokrasi, serta masyarakat luas dalam memahami peran pengawasan sebagai “wasit” demokrasi yang adil dan berintegritas, buku ini dapat dibaca secara digital melalui Link : https://drive.google.com/file/d/1n82XGVo8m1o7kHYSnOdzqYEQAnx5tPUI/view
Penulis : Msh.habib