Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas Internal dan Peran Edukatif, Bawaslu Kota Pekalongan Gelar Pelatihan Public Speaking

rapat

Pelatihan Bawaslu Membelajarkan 

KOTA PEKALONGAN – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat peran edukatif kelembagaan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pekalongan menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Internal Bawaslu Kota Pekalongan Tahun 2026 melalui kegiatan “Pelatihan Bawaslu Membelajarkan (Public Speaking)”, pada Senin, 19 Januari 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di Kantor Bawaslu Kota Pekalongan dan daring melalui Zoom Meeting, menyesuaikan kondisi dan tempat masing-masing peserta. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh jajaran Bawaslu Kota Pekalongan, baik unsur pimpinan maupun staf sekretariat.

Selain jajaran internal, kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dan siswa yang saat ini tengah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) serta Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Bawaslu Kota Pekalongan. Keterlibatan peserta magang tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Pekalongan dalam memberikan ruang pembelajaran langsung mengenai pengawasan pemilu dan pendidikan demokrasi kepada generasi muda.

Pelaksanaan kegiatan secara luring dan daring dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi faktual. Sejumlah staf Bawaslu Kota Pekalongan sedang menjalankan kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta adanya bencana alam banjir yang melanda Kota Pekalongan dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan sebagian staf terdampak dan belum dapat melaksanakan aktivitas perkantoran secara optimal. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen Bawaslu Kota Pekalongan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

rapat
Ketua Bawaslu Kota Pekalongan, Miftahuddin, S.Pd, sebagai pemateri giat tersebut

 Dalam pemaparannya, Miftahuddin menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan kompetensi penting bagi seluruh jajaran Bawaslu, termasuk peserta magang, khususnya dalam mendukung peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas sekaligus pendidik demokrasi.

“Melalui program Bawaslu Membelajarkan, Bawaslu hadir tidak hanya untuk mengawasi, tetapi juga membangun kesadaran demokrasi. Karena itu, kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan materi secara terstruktur, dan berkomunikasi secara persuasif menjadi bekal utama bagi jajaran Bawaslu dan generasi muda yang belajar di dalamnya,” ujar Miftahuddin.

Materi pelatihan disampaikan secara lugas, sistematis, dan aplikatif, meliputi teknik dasar public speaking, penguasaan audiens, penyusunan materi edukatif, hingga pemahaman mekanisme mengajar. Pelatihan ini menjadi bagian dari persiapan jajaran Bawaslu Kota Pekalongan dalam melaksanakan berbagai program strategis, khususnya Bawaslu Go to School dan Bawaslu Go to Campus, yang menuntut kemampuan komunikasi efektif dan pendekatan edukatif kepada pelajar dan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Pekalongan, termasuk mahasiswa dan siswa peserta PPL dan PKL, memiliki peningkatan kapasitas komunikasi, kepercayaan diri, serta pemahaman peran sebagai agen edukasi demokrasi di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Bawaslu Kota Pekalongan dalam membangun pengawasan partisipatif yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas internal dan keterlibatan generasi muda.

 

Penulis : Habib

Foto     : Habib