Lompat ke isi utama

Berita

Rofikin, S.M. Diperkenalkan Budaya Kerja Bawaslu Kota Pekalongan Melalui Lagu-Lagu Nasional dan Mars Bawaslu

rapat

Menyanyikan Mars Bawaslu

Pekalongan, 2 Juni 2026 – Memasuki hari-hari awal menjalankan tugas sebagai Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Pekalongan, M. Rofikin, S.M. mulai diperkenalkan dengan berbagai budaya kerja yang telah menjadi ciri khas dan identitas kelembagaan di lingkungan Bawaslu Kota Pekalongan.

Salah satu budaya yang telah berlangsung secara konsisten adalah kegiatan menyanyikan lagu-lagu bertema nasional setiap pukul 10.00 WIB di Kantor Bawaslu Kota Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur lembaga, mulai dari jajaran pimpinan, pegawai sekretariat, staf, hingga tenaga pendukung.

Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu bertema nasional sebagai bentuk penanaman semangat cinta tanah air, penguatan karakter aparatur, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan demokrasi. Tidak hanya itu, Mars Bawaslu juga selalu dinyanyikan sebagai simbol semangat, integritas, profesionalitas, dan komitmen seluruh jajaran dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan berkeadilan.

Bagi Rofikin, kegiatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus pengenalan terhadap budaya organisasi yang telah mengakar di Bawaslu Kota Pekalongan. Tradisi sederhana yang dilaksanakan setiap hari kerja ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, membangun disiplin, serta menjaga kekompakan seluruh keluarga besar Bawaslu Kota Pekalongan.

Budaya menyanyikan lagu nasional setiap pukul 10.00 WIB telah menjadi bagian dari kehidupan kantor yang selalu dinantikan. Di tengah padatnya aktivitas kelembagaan, seluruh pegawai sejenak menghentikan pekerjaan untuk berdiri bersama, menyanyikan lagu-lagu nasional dengan penuh semangat, kemudian kembali melanjutkan tugas masing-masing.

Melalui kebiasaan tersebut, Bawaslu Kota Pekalongan terus meneguhkan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme sebagai landasan utama dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu dan demokrasi di Indonesia.

Penulis : Habib