Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Pekalongan Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa melalui Konsolidasi Demokrasi

konsolidasi demokrasi

Perwakilan Lembaga Kajian Mahasiswa (LKM) Fakultas Hukum Universitas Pekalongan (UNIKAL)

Pekalongan – Dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pengawasan pemilu, Bawaslu Kota Pekalongan menerima kunjungan dari perwakilan Lembaga Kajian Mahasiswa (LKM) Fakultas Hukum Universitas Pekalongan (UNIKAL) pada Kamis (7/5/2026) di Kantor Bawaslu Kota Pekalongan.

Empat mahasiswa yang hadir tiba sekitar pukul 10.00 WIB untuk melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi sekaligus membahas rencana kolaborasi antara Bawaslu Kota Pekalongan dan LKM Fakultas Hukum UNIKAL. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi kelembagaan guna mendorong peningkatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan mahasiswa.

Dalam diskusi yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kota Pekalongan, kedua belah pihak membahas sejumlah agenda kerja sama yang akan dilaksanakan secara bertahap pada bulan berikutnya di lingkungan kampus UNIKAL. Di antaranya adalah penyelenggaraan Program Kelas Sengketa, yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme penyelesaian sengketa pemilu, serta Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai wadah pembentukan kader pengawas partisipatif dari kalangan mahasiswa.

konsolidasi demokrasi
Mahasiswa diterima langsung oleh Syaratun, S.Pd., Anggota Bawaslu Kota Pekalongan di ruang rapt

Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Syaratun, S.Pd., Anggota Bawaslu Kota Pekalongan, yang didampingi oleh Eko Adi Purwanto dan Sulami Luberty. Dalam kesempatan tersebut, Syaratun menyampaikan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Kota Pekalongan berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga mampu berperan sebagai agen perubahan yang aktif mengawal setiap tahapan demokrasi. Sinergi antara Bawaslu dan civitas akademika diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan kepemiluan, kritis terhadap proses demokrasi, serta berkomitmen menjaga penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis : Habib

Foto     : Faiza